Bahagia itu sederhana,
sesederhana aku mencintaimu,
yang menunggu ditengah keterlambatan,
yang tersenyum ditengah tangis,
yang baik-baik saja ditengah perih,
yang berkorban waktu ditengah keacuhan,
ya, bahagia itu sederhana.
Bahagia itu sederhana,
sesederhana aku yang tak mau kehilanganmu,
yang rela sakit asal kamu sembuh,
yang rela bersedih asal kamu bersuka cita,
yang rela mencintai tanpa harus dicintai,
yang rela mati asal kamu tetap hidup,
ya, bahagia itu sederhana.
Bahagia itu sederhana,
Asal bisa berbagi tanpa diketahui,
asal bisa mencintai tanpa dinikahi,
asal bisa berkorban tanpa mengharap imbalan,
asal bisa bertahan tanpa peduli sakitnya kerikil yang menusuk,
ya, bahagia itu sederhana.
Bahagia itu sederhana,
makan dengan lauk seadanya tapi tetap nikmat,
makan dipinggir jalan tapi tetap nyaman,
makan berharga murah tapi tetap mewah,
ya, bahagia itu sederhana.
Bahagia itu sederhana,
hanya antara aku dan Tuhan,
hanya antara aku dan orang tua,
hanya antara aku dan sahabat,
hanya antara aku dan kekasih,
ya, bahagia itu sederhana.
Bahagia itu sederhana,
saat semua duduk kita berdiri,
saat semua di dalam mobil kita di dalam kopaja,
saat semua berlibur kita bekerja,
saat semua tidur pulas kita berpikir,
saat semua itu terjadi kita bersyukur,
ya, bahagia itu sederhana.
Bahagia itu sederhana,
berucap maaf dahulu meski yang lain tak mau,
berucap syukur sebelum semua tersungkur,
berucap selamat dalam berkat,
berucap positif meski keadaan negatif,
berucap sembuh dalam rapuh,
ya, bahagia itu sederhana.
Bahagia itu sederhana,
saat Tuhan menyertai langkah kita,
saat Tuhan menggandeng tangan kita,
saat Tuhan memeluk tubuh kita,
saat Tuhan membimbing kita,
Bahagia itu, Tuhan ada dihati kita :)